Kalau ada orang yang bilang kehidupan ini berputar seperti roda, saya adalah contoh hidupnya. Perkenalkan, saya Viky. Beberapa tahun lalu, jangankan memikirkan punya toko instrumen musik megah di ibu kota, untuk sekadar membeli sebungkus nasi pun saya wajib mengandalkan belas kasihan orang-orang di lampu merah kawasan Blok M. Modal saya cuma satu: